TransJ Selidiki Penyebab Bus Keluarkan Asap di Depan PN Jaksel

TransJ Selidiki Penyebab Bus Keluarkan Asap di Depan PN Jaksel

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 20 Des 2019 01:00 WIB
TransJ Selidiki Penyebab Bus Keluarkan Asap di Depan PN Jaksel
Bus TransJakarta mengeluarkan asap di depan PN Jaksel (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) tengah menyelidiki penyebab keluarnya asap pada bus KAJ 142 di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas TransJakarta Nadia Diposanjoyo menjelaskan insiden berawal saat bus KAJ 142 sedang menaikkan dan menurunkan pelanggan di bus stop Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kemudian bus melanjutkan perjalanan kembali. Namun, baru jalan beberapa meter, bus mengeluarkan bunyi kencang pada bagian bawah bus.

"Kejadian ini tidak memakan korban jiwa. Kami sangat mengapresiasi pramudi dan petugas layanan bus (PLB) kami yang dengan sigap melakukan evakuasi terhadap pelanggan yang ada di dalam armada bus," kata Nadia dalam keterangan tertulis, Kamis (19/12/2019) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Untuk saat ini, sambung Nadia, bus sudah ditangani bagian mekanik TransJakarta. Penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab tetesan dan mengevaluasi kinerja Kopaja atas insiden ini sedang dilakukan oleh TransJakarta.

"Apabila diketemukan potensi serupa pada unit milik Kopaja lainnya, kami tidak segan-segan untuk kembali mengandangkan armada sejenis dan menurunkan unit cadangan untuk mengisi kekosongan," kata Nadia.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis (19/12) siang. Penumpang bus panik dan keluar menjauhi bus.

Warga di sekitar lokasi langsung menyirami bagian depan bus dengan air seadanya. Petugas PN Jaksel juga ikut membantu.

Sempat tampak cairan yang menetes di bagian bawah bus. Sesekali api juga tampak menyala di bagian itu.

Setelah sekitar 15 menit disiram air dan disemprot APAR, tak ada lagi kepulan asap yang muncul dari bus tersebut. Lalu lintas di lokasi terpantau ramai-lancar.
Halaman 2 dari 2
(maa/dkp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini