Mensos Juliari: Akan Ada 10 Juta Penerima PKH Tahun Depan

Akfa Nasrulhak - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 19:05 WIB
Foto: Akfa Nasrulhak
Banjarmasin - Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengatakan akan ada 10 juta keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang dibantu pada tahun 2020 mendatang. Beberapa bantuan pun akan mengalami peningkatan indeks dana bantuan.

"PKH program yang sangat bagus, dipuji juga oleh institusi-institusi dari luar negeri. Kami juga akan lanjutkan, akan ada 10 juta keluarga penerima PKH tahun depan kita lanjutkan. Bahkan ada penambahan indeks ya untuk ibu hamil, mudah-mudahan ke depan bisa berjalan dengan lancar," ujar Juliari di sela-sela acara Bulan Bakti Kesetiakawanan Nasional di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (19/12/2019).

"Ada sedikit peningkatan bantuan komponennya di ibu hamil yaitu Rp 3 juta, sebelumnya Rp 2,4 juta," tambahnya.


Meski begitu, lanjut Juliari, program PKH ini diharapkan dari tahun ke tahun semakin sedikit pesertanya. Artinya jika semakin sedikit peserta penerima PKH, maka semakin banyak keluarga yang mandiri.

"Tapi yang paling penting ke depan pesertanya harus makin sedikit. Karena kalau pesertanya semakin banyak berarti angka kemiskinannya tidak turun kan begitu. Jadi program-program seperti itu adalah program perlindungan sosial intervensi dari pemerintah yang tujuannya adalah menekan angka kemiskinan. Jadi mudah-mudahan semakin banyak banyak yang mandiri dibanding peserta baru," jelasnya.

Juliari menegaskan, pihaknya tidak akan pernah mengurangi atau membatasi keluarga yang berhak menerima program PKH. Namun, ia berharap seiring berjalannya waktu semakin banyak keluarga penerima PKH yang lulus dan meningkat ekonominya sehingga tidak memerlukan lagi bantuan.

"Kami tidak mengurangi, tapi kita kalaupun nanti berkurang adalah dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah graduasi sehingga dia tidak memerlukan program PKH lagi, karena sudah meningkat status ekonominya," ujarnya.

Ke depan, lanjut Juliari, pemerintah terus berkomitmen dengan melayangkan program-program yang berguna untuk daerah-daerah untuk kesejahteraan sosial.


"Kita komitmen pemerintah untuk jaminan sosial itu sangat nyata ya. Tidak hanya PKH, tapi kita lihat juga BPJS Kesehatan, mungkin sebentar lagi juga ada Kartu Pra Kerja 2 bulan lagi keluar, ada kartu Indonesia Pintar. Jadi program pemerintah untuk kesejahteraan sosial kepada rakyan Indonesia itu sangat luar biasa," ujar Juliari.

"Munkin kalau ditotal itu ada Rp 350 triliun untuk program jaminan sosial, besar sekali," imbuhnya. (akn/ega)