Pemerintah Disarankan Lepas Elang Jawa untuk Kurangi Populasi Anak Kobra

ADVERTISEMENT

Pemerintah Disarankan Lepas Elang Jawa untuk Kurangi Populasi Anak Kobra

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 18:02 WIB
Diskusi penanganan ular di permukiman masyarakat di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara. (Wilda/detikcom)
Jakarta - Kemunculan ular kobra di permukiman warga akhir-akhir ini menjadi perhatian. Pemerintah disarankan untuk melepas elang Jawa guna mengimbangi populasi anak ular kobra.

"Melepas elang Jawa untuk mengimbangi, mengurangi adanya populasi yang baby cobra, terutama memelihara musang karena itu mengurangi dan memangsa baby cobra," kata anggota Taman Belajar Ular Indonesia, Igor Sonagar, dalam diskusi penanganan ular di permukiman masyarakat di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara, Kamis (19/11/2019).


Igor mengatakan pihaknya sudah menangani 270 kasus berbagai jenis ular selama Januari-November di wilayah Jabodetabek. Untuk Desember ini, ada 81 laporan yang masuk terkait ular.

"Sedangkan bulan Desember ini ada 81 kasus laporan, 51 sudah kami tangani, sisanya belum karena jarak, yang dominan yang kita atasi itu baby cobra karena emang udah siklus tahunan," ujarnya.

Dari 51 laporan itu, pihaknya mengevakuasi 16 ekor nak ular kobra di Depok, 3 ekor ular piton di Bekasi, 1 ekor ular piton di Depok, 1 induk ular piton dengan 16 telur di Cikarang.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT