Keluarga: Tangkap Setan-setan Keji Penjerumus Agus Puryanto

Keluarga: Tangkap Setan-setan Keji Penjerumus Agus Puryanto

- detikNews
Senin, 21 Nov 2005 14:31 WIB
Solo - Affandi Mustofa, paman Agus Puryanto alias Arman, benar-benar geram terhadap kelompok radikal Azahari Cs yang telah membujuk dan mengakibatkan keponakannya tewas bersama Azahari di Malang beberapa waktu lalu. "Tangkap setan-setan keji yang telah menjemuruskan Agus ke jurang kenistaan," sergah Affandi.Senin (21/11/2005) siang, Affandi memberi keterangan kepada wartawan. Dia menceritakan dari awal Agus datang ke rumahnya hingga kemudian pergi dan selanjutnya mendapat kabar dari Densus 88 Mabes Polri bahwa keponakannya itu ditengarai ikut tewas dalam penyergapan polisi terhadap kelompok Azahari di Malang.Diceritakannya, pada setelah lulus tahun 1997, Agus datang ke rumahnya meminta disekolahkan. Setelah lulus SLTA lalu Agus melanjutkan kuliah di Jurusan Tarbiyah STAIN Surakarta. Akhir 2004, tutur Affandi, Agus berusaha menyusun bahan skripsi namun gagal. Usaha membuat skripsi itu mulai diulang lagi pertengahan 2005.Tulis Surat PamitanDua minggu sebelum kepergiannya, Agus terlihat menunjukkan perilaku berbeda. Setelah salat subuh, dia lalu keluar rumah dan kembali ke rumah lagi untuk mengerjakan perkerjaan rumah seperti menyapu atau merapikan tanaman. "Hal itu tidak biasa dilakukan oleh Agus sebelumnya," kata Affandi.Pertengahan Agustus lalu, keluarga Affandi mengunjungi kerabatnya di Surabaya. Sengaja Agus tidak diajak dan diminta menjaga rumah. Namun rupanya bersamaan dengan itu Agus juga meninggalkan rumah tanpa pamit. Dia hanya meninggalkan surat tulisan tangan bebunyi, 'Om, saya pergi bersama teman-teman. Urusan skripsi nanti saya rampungkan bulan September.'Semenjak itu dia tidak kembali lagi ke rumah Affandi di Jalan Gatotkoco No 11, Cemani, Grogol, Sukoharjo. Affandi lalu mengecek ke rumah orangtua Agus di Paldaplang, Kauman, Widodaren, Ngawi, namun Agus juga tidak pulang ke Ngawi. Hingga akhirnya ada polisi yang datang dengan memberitahukan bahwa ditengarai Agus telah tewas bersama Azahari.Tangkap Setan PembujukDengan nada berat dan terpatah-patah selanjutnya Affandi mengungkapkan keheranan perubahan drastis yang dialami Agus, dari seorang pemuda baik menjadi pengikut kelompok radikal yang mengancam jiwa orang lain. Affandi menyebut orang-orang yang telah membujuk Agus Puryanto masuk dalam kelompok itu sebagai setan-setan yang keji."Kami shock mendengar kabar itu. Secepat itu Agus berbalik. Setan mana yang telah menjerumuskan Agus ke jalan yang mungkar dan keji itu. Saya meminta kepada aparat menangkap setan-setan keji itu beserta seluruh jaringannya yang telah menjerumuskan Agus ke jurang kenistaan," kata Affandi menyudahi pernyataan tanpa bersedia tanya jawab lagi. (nrl/)


Berita Terkait