Desa Terbaik Tingkat Kesehatannya Akan Diganjar Rp 1 M

Desa Terbaik Tingkat Kesehatannya Akan Diganjar Rp 1 M

- detikNews
Senin, 21 Nov 2005 13:54 WIB
Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari berharap pada tahun 2008 akan terbentuk desa siaga. Desa siaga merupakan desa yang tanggap terhadap darurat gizi warganya dan mampu mendorong pelaksanaan program KB. Desa siaga terbaik akan diganjar Rp 1 miliar.Hal itu disampaikan Menkes dalam sambutan acara "Seruan Aksi Nasional Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat" di Hotel Shangri-La, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (21/11/2005). Acara itu dihadiri perwakilan pemerintah daerah (pemda) se-Indonesia. Selain Menkes, Meko Kesra Alwi Shihab juga hadir.Desa siaga termasuk dalam program seruan aksi nasional untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Program desa siaga dibuat karena selama ini mayoritas orang miskin berada di desa. Selain itu juga karena pelayanan kesehatan di desa kurang optimal.Menkes mengingatkan tingkat kesehatan masyarakat masih sangat rendah. Berdasarkan data yang dimiliki Depkes, sepanjang Juni-Oktober 2005, masyarakat banyak diserang berbagai wabah penyakit.Penyakit demam berdarah dengue (DBD) menempati peringkat teratas dengan 732.360 kasus dengan 117 orang meninggal. Selain itu juga muncul penyakit flu burung yang menyerang manusia, polio serta lumpuh layuh.Selain itu, sampai saat ini usia harapan hidup di Indonesia masih rendah, yakni 66,2 tahun. Diharapkan tahun 2009 mencapai 70,6 tahun. Sementara angka kematian bayi masih di seputar angka 35 per 1.000 kelahiran. Menkes mengharapkan pada tahun 2009 angka kematian bayi turun menjadi 25 per 1.000 kelahiran."Masyarakat miskin harus mendapatkan perhatian, mengingat angka kematian ibu dari keluarga miskin hampir 4 kali lipat dari orang yang tak miskin," kata Menkes.Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Menkes mengharapkan agar alokasi dana kesehatan dari APBN mencapai 5-15 persen. Sekarang ini alokasi dananya masih 2,6 persen atau sekitar Rp 14 triliun. Sementara kepada daerah diharapkan sektor kesehatan diberikan alokasi dana dari APBD sebesar 15 persen. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads