Menteri PPPA: Masih Banyak Kekerasan-Diskriminasi terhadap Perempuan di 2019

Rahel Narda - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 11:39 WIB
Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmavati (Foto: Rahel/detikcom)


Bintang juga menyampaikan tantangan pemberdayaan perempuan di masa depan akan semakin kompleks. Dia berharap Komnas Perempuan dan elemen-elemen dalam masyarakat dapat berkolaborasi untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Sebagai tantangan ke depan yang perlu mendapatkan perhatian khususnya kaum perempuan akan semakin kompleks seperti adanya kesenjangan ekonomi, ketidakpastian hukum dan minimnya rasa aman bagi perempuan," kata Bintang.

"Untuk itu, bersama-sama dengan stakeholder lainnya, diharapkan Komnas Perempuan dapat berkolaborasi dalam mengatasi hal-hal tersebut. Agar nantinya, kita bisa bersama-sama visi Indonesia emas 2045," sambungnya.



Dalam kesempatan ini, Bintang juga menyampaikan 5 prioritas utama KemenPPPA dalam rangka mendukung pemberdayaan perempuan ke depannya. Dia mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan lima prioritas itu.

"KemenPPPA memiliki lima isu prioritas sesuai dengan mandat Presiden yaitu, satu peningkatan pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan. Yang kedua peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan/pengasuhan anak. Yang ketiga penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Yang keempat penurunan pekerja anak. Dan yang kelima pencegahan perkawinan anak. Lima isu prioritas tersebut menjadi komitmen bagi kami untuk bersama-sama mendukung pemberdayaan perempuan," ujar Bintang.
Halaman

(mae/mae)