Din Kecewa Partai Islam yang Cuekin Isu Politis
Senin, 21 Nov 2005 12:50 WIB
Jakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku kecewa dengan sikap partai Islam atau partai yang berbasis massa Islam yang cuek dengan isu-isu politis, tapi silau dengan jabatan."Saya kecewa karena mereka banyak diam terhadap isu yang bersifat politis dan memerlukan respons politis, seperti judi, pornografi dan pornoaksi," kata Din di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Senin (21/11/2005).Padahal, lanjut Din, rancangan UU mengenai perjudian, pornografi, dan pornoaksi sudah dimasukkan ke DPR sejak tiga tahun lalu. Sayangnya RUU itu tidak pernah dibahas hingga kini.Partai-partai tersebut juga diam saja saat isu terorisme yang menghantam Islam mencuat ke permukaan, sehingga muncul stigmatisasi bahwa umat Islam tertuduh sebagai teroris. "Tapi ini juga tidak ada tanggapan dari ormas Islam," katanya.Kekecewaan lain yang dirasakannya adalah kesan ormas Islam yang menganggap masalah-masalah itu sebagai masalah sosial. Padahal banyak sekali kesempatan bagi ormas Islam untuk menyelesaikan kasus-kasus itu di jalur kultural. "Mereka baru saja ramai kalau mengenai posisi dan jabatan," tandasnya.Karena itu Din menilai hal ini sebagai manipulasi partai Islam dan partai yang berbasis massa Islam. Padahal saat kampanye pemilu lalu, sekitar 7 partai Islam dan partai yang berbasis massa Islam selalu menggembar-gemborkan janji dengan mengatasnamakan Islam. Namun kenyataannya sedikit sekali mereka memperjuangkan Islam.
(umi/)











































