Pasca Pesta Seks, SMUN 2 Cianjur Perbanyak Nasihat Moral

Pasca Pesta Seks, SMUN 2 Cianjur Perbanyak Nasihat Moral

- detikNews
Senin, 21 Nov 2005 12:00 WIB
Jakarta - Menyusul kasus pesta seks, para guru Sekolah Menengah Umum Negeri (SMUN) Cianjur, Jawa Barat (Jabar) memperbanyak nasihat moral. Di sela-sela proses belajar para siswa selalu diingatkan tentang pentingnya menjaga moral. "Sekarang ada pemberitahuan kepada siswa agar lebih menjaga moral," kata salah seorang staf SMUN Cianjur yang tak mau disebut namanya kepada detikcom per telepon, Senin (21/11/2005). Kasus heboh itu hingga kini masih menjadi pembicaraan panas. SMUN Cianjur pun banyak didatangi wartawan. Namun untungnya kegiatan belajar mengajar SMU tersebut tak terganggu.Proses belajar mengajar tetap berlangsung normal. "Biasa saja. Proses KBM (kegiatan belajar mengajar) lancar-lancar saja," kata staf tersebut.Sedangkan guru Bimbingan Konseling (BK) Ela Laelasari, saat dikontak detikcom, sedang menerima tamu. Namun dalam kontak kedua, Ela sedang mengajar. Minggu kemarin, Ela menegaskan, sekolahnya kini banyak menyisipkan iman taqwa dalam setiap pelajaran.Kasus pesta seks terbongkar ketika sekolah akan memberikan sanksi kepada empat siswa yang melakukan adegan mesum di dalam kelas. Adegan panas itu bahkan direkam dengan kamera handphone. Keempat siswa yang akan dikeluarkan itu memberi pengakuan yang mengejutkan. Mereka mengaku sering melakukan pesta seks dan narkoba. Selain mereka ada 7 siswa lainnya yang terlibat. Jadi total ada 11 siswa terdiri dari 3 siswa dan 8 siswi yang sering melakukan pesta bejat itu.Siswi yang terlibat kasus itu mengaku telah terbiasa melayani lelaki hidung belang dengan imbalan Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu. Bahkan mereka juga mengaku pernah dibawa salah seorang gurunya bersama pengusaha setempat ke vila di Cipanas. Di vila itu, mereka melakukan pesta narkoba. SMUN Cianjur kemudian mengeluarkan 11 siswanya karena melakukan tindakan amoral itu. Sementara sang guru berisial DD dalam proses pemecatan. (iy/)


Berita Terkait