Jadi Saksi Ringankan Rommy, Ahli Pidana Islam Jelaskan Suap Menurut Hadis

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 18 Des 2019 14:45 WIB
Foto: Sidang Rommy (Zunita-detikcom)
Jakarta - Ahli hukum pidana Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Nurul Irfan, dihadirkan mantan Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy di persidangan sebagai saksi meringankan. Nurul menjelaskan masalah suap dalam pandangan Islam.

Awalnya, salah satu tim pengacara Rommy menanyakan terkait pemberian risywah atau suap dalam prinsip Islam. Irfan lantas menjelaskan seputar cara pemberian suap, dia menyebut pemberian hadiah bisa dikatakan suap jika si pemberi memberikan sesuatu ke penerima dengan memiliki maksud dan tujuan tertentu.

"Ya menurut hukum pidana Islam risywah itu satu pemberian dari pihak pertama ke pihak kedua, dengan tujuan-tujuan tertentu dalam rangka mencapai apa yang dimaksud oleh pihak pemberi, lalu itu juga ada pihak penerima. Di dalam hadis yang populer disebutkan yang memberi, maupun yang menerima, bahkan perantara semuanya dipersalahkan, karena melanggar hukum," kata Irfan dalam persidangan Rommy di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).



Dia pun memastikan gagasan utama si pemberi memberi suap itu agar si penerima suap nantinya bisa mengabulkan keinginan pemberi. Irfan mengatakan hal itu dilakukan karena pemberi tahu si calon penerima suap ini memiliki kewenangan dalam tujuannya itu.

"Tentu dalam hal ini pihak pemberi karena ada keyakinan itu maka dilakukan. Adapun ternyata tidak ada otoritas, atau kemampuan penerima, maka sebetulnya pihak pemberi sudah salah dalam melakukan satu tindakan, dan memang risywah itu tujuannya, karena tujuan yang dikehendaki pihak pemberi," jelas Irfan.

Mendengar hal itu, jaksa KPK lantas menyambungkan hukum risywah ini dengan kasus Rommy yang diduga menerima hadiah dari mantan Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin dan mantan Kepala Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi agar keduanya mendapatkan suatu jabatan.


Tonton juga Khofifah Akui Komunikasi ke Rommy soal Jabatan Kakanwil Jatim :


Selanjutnya
Halaman
1 2