Ini Alasan Kejati Sulsel Tangguhkan Penahanan Jeng Tang yang Sempat Buron

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 18 Des 2019 13:22 WIB
Foto: Hermawan M-detikcom/Soedirjo Aliman alias Jeng Tang
Makassar -

Jaksa menyebut penangguhan penahanan tersangka kasus korupsi proyek Pelabuhan Makassar New Port, Soedirjo Aliman alias Jeng Tang. Tersangka yang sempat buron selama satu tahun lebih disebut menderita hepatitis dan prostat.

"Pertimbangan kemanusiaan. Karena dia sakit, umur 82 (tahun)," ujar Kepala Kejati Sulsel, Firdaus Dewilmar, kepada wartawan di kantornya, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (18/12/2019).

Penangguhan Jeng Tang ditangguhkan usai 57 hari ditahan di Lapas Klas 1 Makassar. Menurut Firdaus, Jeng Tang saat ini juga cukup koperatif setelah mau menjelaskan soal lahan yang dikuasai.

"Oleh karena itu, kebetulan juga dia sakit dan mengajukan permohonan penangguhan ya kita terima permohonannya dengan alasan kemanusiaan tadi," katanya.



"Di samping itu, Pak Jeng Tang mau duduk bersama menyelesaikan persoalannya, baik hotel Swiss Bel nya maupun yang 40 hektar di Pantai Utara," sambungnya.

Namun Firdaus menegaskan saat ini status hukum Jeng Tang masih sebagai tersangka.

"Statusnya kan ditangguhkan, perkaranya belum dihentikan. Statusnya tersangka," katanya.

Sebelumnya, Kalapas Makassar Robianto mengatakan, Jeng Tang tidak lagi menghuni sel Lapas Klas 1 Makassar sejak Kamis (12/12/2019).

"Dia kan tahanan titipan jaksa, jadi sewaktu-waktu diambil jaksa kami tidak bisa menolak. Kalau jaksa bilang penangguhan, kita keluarkan. Itu kan kewenangan jaksa yang menahan. Kecuali kalau sudah putus (inkrah), itu baru kewenangan kami," ujar Robianto.



(fdn/fdn)