Anies Copot Pejabat DKI Gegara Colosseum, PDIP DKI: Tak Objektif

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 18 Des 2019 04:53 WIB
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Buntut kasus penghargaan untuk diskotek Colosseum, Gubernur Jakarta Anies Baswedan mencopot Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Alberto Ali. Fraksi PDIP DPRD DKI mengkritik keputusan Anies tersebut.

"Masa keputusan final ada di tangan gubernur, tapi yang dicopot adalah kepala dinasnya? Kan nggak objektif juga itu," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono, kepada wartawan, Rabu (18/12/2019).



Diskotek Colosseum mendapat penghargaan Adikarya Wista 2019. Menurut Gembong, pemberian penghargaan ke Colosseum itu tidak semata-mata merupakan keputusan Alberto, melainkan lewat persetujuan Anies Baswedan.

"Ketika Plt Kepala Dinas Pariwisata mengambil keputusan untuk memberikan penghargaan kepada Colosseum, itu bukan kebijakan tuggalnya Plt Kepala Dinas. Yang mengeksekusi kan atasan Plt Kepala Dinas," ujar Gembong.



Soal ini, ada tanda tangan Anies dalam penghargaan Adikarya Wisata 2019 kepada diskotek itu. Namun, tanda tangan itu bukan tanda tangan langsung (tanda tangan basah) yang dibubuhkan tangan Anies, melainkan sekadar cetakan. Gembong melihat itu tidak bisa menjadi pembenaran bahwa Anies tidak berperan dalam pemberian penghargaan kepada diskotek itu.

"Ya apa pun itu, final keputusannya ada di atasan kepala dinas. Final keputusannya di tangan gubernur. Katakanlah kepala dinas salah memberi masukan, tapi finalisasi keputusan di tangan gubernur," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2