Fraksi PAN DPR Ajak Fraksi Lain Tolak Impor Beras
Senin, 21 Nov 2005 10:55 WIB
Jakarta -
Ratusan petani mendatangi Gedung DPR/MPR RI untuk mendesak para wakil rakyat agar menolak impor beras. Gayung bersambut. Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) berjanji mengajak fraksi lain menolak impor beras tersebut.Penegasan F-PAN ini disampaikan salah satu anggotanya, Zulkifli Hasan, saat menemui ratusan orang dari Pemuda Tani Indonesia yang menggelar unjuk rasa di depan pintu gerbang DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2005).Saat berdialog Zulkifli, yang juga anggota Komisi VI DPR RI, menegaskan fraksi PAN akan mengajak fraksi lain untuk menolak kebijakan pemerintah melakukan impor beras. Sebab kebijakan itu akan mematikan petani di Indonesia."Dengan tegas kami dari F-PAN akan menolak kebijakan pemerintah melakukan impor beras. Aspirasi ini akan kami perjuangkan dalam raker antara Mendag, Mentan, dan Kabulog hari ini. Kami juga akan mengajak fraksi-fraksi lain," tegas Zulkifli.Dijelaskannya, saat ini stok beras nasional dianggap cukup. Karenanya kebijakan pemerintah harus lebih berpihak kepada petani dengan mengoptimalkan produksi beras dalam negeri.Namun, para demonstran pun tak langsung percaya begitu saja dengan pernyataan Zulkifli. Para petani meminta kepada Zulkifli untuk tidak hanya berjanji saja, tetapi harus ada bukti nyata. Menanggapi permintaan itu, Zulkifli menegaskan dirinya akan berjuang sekuat tenaga agar kebijakan impor beras dibatalkan. Usai berdialog dengan Zulkifli, orasi kembali digelar. Bahkan suasana sempat emanas karena puluhan demonstran menaiki pintu pagar dan menggoyang-goyangkan pagar sambil berteriak, "buka-buka". Polisi pun tak kalah sigap dengan meminta puluhan orang itu turun dari pintu gerbang dan meminta massa tidak anarkis.Massa pun kembali tenang. Tapi mereka mengancam akan merobohkan pagar jika keputusan DPR mengecewakan. "Kita akan robohkan pagar dan kita kepung DPR kalau DPR tidak menolak pembatalan impor beras," kata seorang orator.
(san/)










































