Wujudkan Keselamatan Jalan Raya, Pemkot Semarang Raih Penghargaan

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 19:16 WIB
Foto: Pemkot Semarang
Jakarta - Kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali memperoleh apresiasi dari Pemerintah Pusat. Kali ini, Pemkot Semarang berhasil meraih penghargaan karena berhasil dalam mewujudkan tata kelola lalu lintas dan keselamatan jalan raya.

Pemkot Semarang dalam hal ini berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam ajang Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2019 kategori Excellent City. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Bappenas yang diwakili oleh Direktur Transportasi Bappenas, Ichwan Hakim dan Direktur Adira Insurance, Julian Noor kepada Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Jakarta.

"Alhamdulillah Kota Semarang berhasil meraih penghargaan excellent city dalam ajang IRSA tahun ini. Artinya, kita 3 tahun berturut-turut berhasil mempertahankan prestasi ini. Tentunya capaian ini adalah berkat kerja sama semua pihak untuk menurunkan angka kecelakaan melalui pengawasan atau penertiban kendaraan tak hanya umum tapi juga pribadi," ungkap Hevearita, dalam keterangan tertulis, Selasa (17/12/2019).


Menurut perempuan yang akrab disapa Ita ini, keberhasilan tersebut diwujudkan dengan cara antara lain melalui optimalisasi Forum LLAJ Kota Semarang sebagai wahana untuk mensinergikan tugas pokok dan fungsi setiap instansi. Selain itu dengan manajemen lalu lintas dan sistem informasi lalu lintas dengan memasang ATCS (Area Traffic Control System) sebanyak 45 unit dan 50 unit CCTV di beberapa titik.

Nilai tambah Pemkot Semarang di bidang transportasi lainnya adalah inovasi uji kendaraan yang overloading di jalan nasional untuk menekan potensi kerusakan jalan dengan menggunakan alat uji KIR portable. Dan saat ini telah melalui E-Keur yang hanya melayani transaksi non tunai.

Selain itu, lanjut Ita, Kota Semarang juga menjalin kerja sama dalam membangun transportasi yang lebih ramah lingkungan dengan pemasangan CNG pada jaringan angkutan umum massal Bus Rapid Transit (BRT). BRT Kota Semarang juga menerapkan smart system BRT yang terhubung dengan control center room BRT dan dapat diakses melalui aplikasi di smartphone. Tidak hanya itu saja, BRT juga telah menerapkan sistem cashless dan mempunyai vending machine di shelter BRT Trans Semarang.

Menurut Ita, diraihnya Kategori Kota/Kabupaten 'Excellent City 2019' oleh Pemkot Semarang karena berhasil menyabet tiga kategori penghargaan, yaitu kategori Pilar Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road), kategori Pilar Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle) dan kategori Pilar Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User).

Selama penyelenggaraannya, IRSA telah bekerja sama dengan Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, Kepolisian dan Kementerian Kesehatan. Kolaborasi ini merupakan langkah positif sebagai bentuk sinergi berbagai pihak untuk bersama-sama mendorong pelaksanaan penerapan tata kelola keselamatan jalan yang baik di Indonesia.

Di tahun 2019, tercatat sebanyak 180 kota dan kabupaten yang ikut serta dan kemudian terpilih sebanyak 23 kota dan kabupaten yang menjadi finalis IRSA 2019. 23 finalis terpilih berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya.


Telah dilakukan observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2019, yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur kualitas penerapan tata kelola keselamatan jalan di 23 kota dan kabupaten tersebut.

Adapun penilaiannya mengacu pada lima pilar keselamatan jalan seperti yang tertuang dalam Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan yakni manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan dan penanganan pra dan pasca kecelakaan. (akn/ega)