Resmikan Kantor BNN DKI, Anies Berharap Kerja Sama Lebih Intensif

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 14:08 WIB
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Gedung Bandan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta di Tanah Abang Jakarta Pusat. Dok. Provinsi DKI Jakarta.
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Gedung Bandan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta di Tanah Abang Jakarta Pusat. Hibah yang diberikan Pemprov DKI Jakarta untuk renovasi tersebut senilai Rp 8,895 miliar.

"Kami siapkan fasilitas kantor untuk BNNP DKI Jakarta. Ini lah kantor sekaligus tahanan. Ini bisa dilihat. Ini dukungan dan komitmen kami dari Pemprov membantu agar Jakarta bisa jadi kawasan bebas narkoba," ucap Anies di Kantor BNNP DKI Jakarta, Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019).


Anies berharap BNN dengan Pemprov DKI bisa menjalin kerja sama, terutama soal pemutusan peredaran narkoba di tempat-tempat hiburan malam.

"Tentu, mereka komunikasi dekat, laporan juga diterima dari situ. Kami harap bisa lebih intensif ke depannya," ujar Anies.

Menurut Anies, ada perbedaan peran antara Pemerintah dengan BNN dan Kepolisian. Pemerintah berada di ranah pencegahan.

"Kami mitra, kami dari pemerintahan dan masyarakat adalah pencegahan adalah bagaimana kita kampanye di tingkat keluarga, tingkat lingkungan, respons bila ada tanya peredaran. Tapi dari sisi lain kami perlu dari pemangkasan suplai. Nah teman-teman BNN, kepolisian, pangkas disuplai," kata Anies.


Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Taufan Bakri, menyebut renovasi Kantor BNNP berasal dari dana Koefisien Luas Bangunan (KLB). Total anggaran untuk renovasi senilai Rp 8,895 miliar yang dikerjakan sejak Februari 2019.

"Dasar pembangunan gedung adalah perjanjian Pemprov DKI Jakarta dan PT Suryaraya Investama (SRI) nomor 45 tahun 2017 dan nomor 10 SRI/10 tahun 2017 tentang pemenuhan kewajiban kompensasi atas pelampuan nilai koefisien lantai bangunan yang kita sebut sebagai KLB. Adapun nilai KLB ini adalah Rp 8.895.367.460," ucap Taufan.

Simak Video "BNN Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, 8 Orang Ditangkap"

[Gambas:Video 20detik]

(aik/aan)