"Kita masih cari bandarnya ini. Yang TO-nya (target operasi) itu satu orang, bandarnya itu," kata Kapolsek Tambun, Kompol Siswo, ketika dikonfirmasi detikcom, Selasa (17/12/2019).
Siswo mengatakan data-data pribadi targetnya tersebut sudah diketahui. Namun, ia enggan menjelaskan lebih detail soal pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siswo mengatakan peran pelaku mengatur teknis balapan liar. Saat ini polisi telah mengamankan 5 pelaku yang melakukan aksi balap liar itu.
Menurut catatan Siswo, dari 10 pemuda yang terlibat balapan liar, 5 pemuda telah diamankan polisi. Namun kelimanya tidak ditahan melainkan hanya wajib lapor.
Simak Video "Bikin Gerah Warga, Balap Liar di Polewali Mandar Dibubarkan Polisi!"
Selain itu polisi menahan motor yang diduga digunakan untuk balapan liar. "Motornya kebanyakan tanpa rem, sudah dimodifikasi," ungkap Siswo.
"Tetap kita kasih surat tilang penindakan, nanti sidang, setelah sidang bisa diambil motornya dengan catatan, dikembalikan seperti semula. Jadi harus ada spionnya, sein-nya harus ada, jadi sesuai dengan normalnya," lanjutnya.
Sebelumnya, viral video yang memperlihatkan sejumlah pemuda hendak balapan liar. Balapan itu dilakukan di tengah jalan raya, sehingga membuat jalanan macet.
Seorang pemuda tampak memberi aba-aba. 3 Pemuda lainnya bersiap di motor masing.
Sementara tampak seorang pemuda menahan laju pengendara motor dan mobil yang hendak melintas. Hal itu membuat lalu lintas tersendat dan terjadi kemacetan yang panjang. Peristiwa itu terjadi di Jalan Sultan Hasanudin, Tambun, Kabupaten Bekasi pada Kamis (12/12).
Halaman 2 dari 2











































