Nurhadi Eks Sekjen MA Tersangka Korupsi Rp 46 M, Istrinya Petinggi Kemenpan

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 11:03 WIB
Tin Zuraida (ari/detikcom)
Jakarta - Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi ditetapkan sebagai tersangka korupsi Rp 46 miliar dari suap dan gratifikasi. Selidik punya selidik, istri Nurhadi saat ini merupakan pejabat tinggi di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Dalam website menpan.go.id yang dikutip detikcom, Selasa (17/12/2019), istri Nurhadi yaitu Tin Zuraida. Saat ini, ia menjadi staf ahli Kemenpan RB bidang bidang politik dan hukum yang mulai mejabat sejak 2017.


Saat rumahnya digerebek KPK, Tin membuang uang dan dokumen ke toilet. Rumahnya digerebek pasca ditangkapnya Panitera PN Jakpus, Edy Nasution.

Akhirnya Tin dipanggil KPK dan bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Tin menceritakan alasannya mengambil sobekan dokumen perkara yang sudah disobek dan dibuang suaminya ke dalam tempat sampah.

"Iya karena (tempat sampah) itu sudah penuh dengan botol dan sisa air buangan. Basah, jadi saya ambil," ucap Tin saat bersaksi pada Januari 2019.

Pengangkatan Tin menjadi petinggi di Kemenpan dinilai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur sudah sesuai dengan prosedur. Ia juga menyebut proses seleksi dilakukan terbuka.

"Secara terbuka. Semua instansi kami undang untuk mengikutinya. Ada puluhan, dua puluh lebih mungkin," kata Asman di Hotel Bidakara.

Menurut Asman, selain Tin yang menjadi staf ahli bidang politik dan hukum, pihaknya menerima dua staf ahli lain, yaitu di bidang budaya kerja dan ekonomi daerah. Khusus untuk Tin, pelantikannya ditunda selama satu tahun karena adanya pemberitaan terkait Tin terlibat dalam kasus dugaan korupsi.

"Sudah menunggu satu tahun, ada tiga jabatan pimpinan tinggi. Seleksi secara terbuka, tiga terpilih dan yang dua nggak ada masalah. (Satu orang) karena pemberitaan, kita tunda. Selama satu tahun tidak ada fakta hukum. Nanti kalau ada fakta hukum, kita evaluasi, kalau ada fakta hukum yang menjadi dasar. Kalau nggak ada fakta hukum, nggak bisa bikin apa-apa," ujarnya.


Kini, KPK telah menetapkan Nurhadi menjadi tersangka kasus suap dan gratifikasi kasus mafia peradilan. Selain itu, mantu Nurhadi, Rezky Herbiyono juga dijadikan tersangka.



Tonton juga video Eks Sekretaris MA Nurhadi Jadi Tersangka Suap Pengurusan Perkara:

[Gambas:Video 20detik]



(asp/aan)