Kongkalikong Eks Sekretaris MA dan Menantunya Terima Suap Pakai 9 Cek

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Senin, 16 Des 2019 21:09 WIB
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi saat menjadi saksi dalam persidangan (Foto: Ari Saputra/detikcom)


Selain itu pada tahun 2015, ada perkara lain yaitu gugatan perdata terhadap Hiendra atas kepemilikan saham PT MIT. Perkara ini dimenangkan Hiendra hingga tingkat banding. Perkara ini rupanya turut diurus Nurhadi melalui Rezky.

"Diduga terdapat pemberian uang dari tersangka HS (Hiendra Soenjoto) kepada NHD (Nurhadi) melalui tersangka RHE (Rezky Herbiyono) sejumlah total Rp 33,1 miliar," kata Saut.

"Transaksi tersebut dilakukan dalam 45 kali transaksi. Pemecahan transaksi tersebut diduga sengaja dilakukan agar tidak mencurigakan karena nilai transaksi yang begitu besar. Beberapa kali transaksi juga dilakukan melalui rekening staf RHE," imbuh Saut.
KPK rupanya juga mengusut penerimaan gratifikasi yang diduga dilakukan Nurhadi melalui Rezky pada kurun Oktober 2014-Agustus 2016. Total penerimaan gratifikasi sekitar Rp 12,9 miliar terkait dengan penanganan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA dan permohonan perwalian.

"Penerimaan-penerimaan tersebut, tidak pernah dilaporkan oleh NHD kepada KPK dalam jangka waktu 30 hari kerja terhitung sejak tanggal penerimaan gratifikasi sehingga, secara keseluruhan diduga NHD melalui RHE telah menerima janji dalam bentuk 9 lembar cek dari PT MTI serta suap/gratifikasi dengan total Rp 46 miliar," kata Saut.