Kongkalikong Eks Sekretaris MA dan Menantunya Terima Suap Pakai 9 Cek

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Senin, 16 Des 2019 21:09 WIB
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi saat menjadi saksi dalam persidangan (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Nurhadi, mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) berkongkalikong dengan menantunya bernama Rezky Herbiyono untuk mendapatkan suap dalam pengurusan perkara di MA. Penerimaan suap disebut KPK menggunakan cek.

Awalnya pada tahun 2010 PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) menggugat perdata PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN). Untuk mengurus perkara itu PT MIT melalui direkturnya yang bernama Hiendra Soenjoto memberikan cek sebanyak 9 lembar pada Rezky.

Cek itu diberikan agar Rezky mengurus 2 perkara yaitu:
- Peninjauan Kembali atas atas putusan Kasasi Nomor 2570 K/Pdt/2012 antara PT MIT dan PT KBN; dan
- Proses hukum dan pelaksanaan eksekusi lahan PT MIT di lokasi milik PT KBN oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara agar dapat ditangguhkan.



Untuk membiayai pengurusan perkara itu, Rezky menjaminkan 8 dari 9 lembar cek dari PT MIT dan 3 lembar cek miliknya sendiri. Uang jaminan atas 11 lembar cek itu senilai Rp 14 miliar.

"Akan tetapi, kemudian PT. MTI kalah dan karena pengurusan perkara tersebut gagal maka tersangka HS (Hiendra Soenjoto) meminta kembali 9 lembar cek yang pernah diberikan tersebut," ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).