Jokowi: Pindah Ibu Kota Bukan Hanya Pindah Kantor tapi Budaya Kerja

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 16 Des 2019 14:08 WIB
Presiden Jokowi (Rengga Sancaya/detikcom)
Presiden Jokowi (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan perpindahan ibu kota bukan hanya memindahkan kantor-kantor pemerintahan. Jokowi ingin ibu kota baru menandai perubahan budaya kerja.

"Pertama saya ingin mengingatkan bahwa perpindahan ibu kota ini jangan dilihat sekadar sebagai perpindahan kantor pemerintahan. Bukan sekadar pindah lokasi, tetapi kita ingin ada sebuah transformasi, pindah cara kerja, pindah budaya kerja, pindah sistem kerja, dan juga ada perpindahan basis ekonomi sehingga saya sampaikan kemarin juga bahwa sebelum kita pindah sistemnya sudah terinstal dengan baik," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas persiapan pemindahan Ibu Kota di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).


Jokowi juga ingin perpindahan ibu kota menjadi transformasi ekonomi Indonesia. Jokowi meminta semua pihak belajar pengalaman dari negara lain yang gagal dalam memindahkan ibu kota.

"Artinya bahwa ibu kota perpindahan, ibu kota sebagai sebuah percepatan transformasi ekonomi dan kita harus belajar dari pengalaman-pengalaman beberapa negara yang pindah ibu kotanya tapi ibu kotanya, ibu kota yang mahal ini jangan," ujar dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2