Kasus Suap Rolls-Royce, Eks Dirut GMF AeroAsia Dipanggil KPK

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Senin, 16 Des 2019 10:49 WIB
Gedung Merah Putih KPK (Dok. detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK masih terus mengusut kasus dugaan suap berkaitan dengan pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia. Kali ini seorang yang pernah menjabat sebagai direktur utama dari anak usaha PT Garuda Indonesia mendapatkan panggilan sebagai saksi.

"Saksi atas nama Iwan Joeniarto," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (16/12/2019).

Dalam jadwal pemeriksaan, Iwan tercatat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia. Perusahaan tersebut bergerak pada bidang pelayanan pesawat dan memfasilitasi perawatan pesawat. Namun, saat ditelusuri, Iwan sudah tidak lagi menjabat posisi itu.


Selain itu, ada 3 saksi lain yang dipanggil penyidik. Tiga saksi itu adalah Hengki Heriandono, Herianto Agung Putra, dan Ike Andriani. Hengki tercatat sebagai Vice President Corporate Secretary and Inventor Relations PT Garuda Indonesia, sedangkan Herianto dalam kapasitasnya sebagai mantan EVP Human Capital PT Garuda Indonesia. Nama terakhir ialah Ike, mantan Corporate Secretary PT Garuda Indonesia.

Semua saksi itu disebut akan dimintai keterangan untuk tersangka Hadinoto Soedigno. Hadinoto dijerat KPK sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia periode 2007-2012.

Selanjutnya
Halaman
1 2