Kunker ke UEA, Menag Fachrul Bahas Pertukaran Imam hingga Moderasi Islam

Zunita Putri - detikNews
Senin, 16 Des 2019 03:21 WIB
Foto Menag bersama Kepala Badan Urusan Agama Islam dan Wakaf UEA, Mohammed Matar Salem (dok. Kemenag RI)
Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi melakukan kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab (UEA) bertemu dengan Kepala Badan Urusan Agama Islam dan Wakaf UEA Mohammed Matar Salem bin Abid Alkaab. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas tentang moderasi beragama.

Fachrul dalam pertemuan ini didampingi oleh Staf Khusus Menteri Agama Munajat. Kunjungan ini berlangsung mulai 14 hingga 17 Desember 2019, mereka berdiskusi tentang kehidupan beragama dan kerukunan antaragama.

"Kami berkunjung ke Abu Dhabi ini salah satu tujuannya adalah untuk saling bertukar pikiran tentang manajemen urusan kehidupan keagamaan. Saya kira kita bisa belajar banyak dari bagaimana Abu Dhabi mengelola toleransi dan harmoni dalam kehidupan beragama," ujar Fachrul dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (15/12/2019).

Menag bersama Mohammed Matar Salem dan JajarannyaMenag bersama Mohammed Matar Salem dan Jajarannya Foto: dok. Kemenag RI


Selain itu, Fachrul mengatakan dalam pertemuan ini keduanya juga menyamakan pikiran tentang bahaya ideologi ekstremisme. Dia juga mempromosikan konsep moderasi Islam di Indonesia.

"Kami membahas rencana pertukaran keahlian dan pengalaman untuk mempromosikan konsep Moderasi Islam dan nilai-nilai toleransi beragama, mempromosikan kesadaran bersama tentang bahaya ideologi ekstremisme," jelas Fachrul.



"Dibahas juga sinergi dalam pembangunan kapasitas Imam, penceramah, dan mufti melalui pertukaran praktik pengalaman terbaik dan kunjungan ahli," sambungnya.

Selain berdiskusi tentang moderasi agama, keduanya juga bekerjasama dengan penandatanganan MoU, mereka mengadakan pertukaran keahlian dalam bidang penghafalan (tahfidz), pembacaan (tilawah), dan penafsiran (tafsir) Al Qur'an dan Sunnah. Keduanya juga bersinergi dalam pertukaran pencetakan, publikasi, dan penerjemahan Al Qur'an serta pencetakan hasil-hasil penelitian.



Tonton juga video Menag soal Aturan Majelis Taklim: Saya Tak Akan Cabut:


Selanjutnya
Halaman
1 2