Ini Spesifikasi Jet Tempur RI-Korsel yang Dinego Prabowo

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 15 Des 2019 11:39 WIB
Menhan Prabowo Subianto saat melihat alutsista. (Agung Pambudhy/detikcom)
Menhan Prabowo Subianto saat melihat alutsista. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto tengah menegosiasikan ulang alutsista jet tempur Korean Fighter Experimental/Indonesian Fighter Experimental (KF-X/IF-X) karena dianggap kemahalan. Jet tempur ini merupakan proyek kerja sama Korea Selatan-Indonesia.

Pada Jumat (13/12) pekan ini, Prabowo melaporkan masalah-masalah alutsista kepada Menko Polhukam Mahfud Md. Prabowo mengaku diminta Presiden Jokowi melakukan negosiasi harga alutsista sebelum melakukan pembelian.

"Alutsista dianggap mungkin terlalu mahal. Sedang ditinjau kembali, kita sedang me-review, mengkaji. Kita diperintah menego kembali begitu oleh Bapak Presiden," kata Prabowo.


Sebenarnya proyek ini sudah cukup lama direncanakan. Berdasarkan catatan detikcom, pada 2009 Indonesia menyatakan minat untuk terlibat, yang ditandai dengan penandatangan letter of intent (LoI). Kemudian, LoI ini berlanjut dengan kesepakatan pengembangan bersama. Rencana kerja sama itu diperkuat dengan pertemuan pemerintah Indonesia dengan Korsel pada Maret 2019.


Rencananya, pesawat tersebut diproduksi sebanyak 168 unit yang terbagi Korsel 120 unit dan Indonesia diperkirakan 48 unit. Produksi massal rencananya dimulai pada 2026. Saat ini jet tempur itu dalam tahap pengembangan menuju pembuatan purwarupa atau prototipe.

Seperti apa spesifikasi jet tempur ini?


Tonton juga Menhan Prabowo Sambangi Mahfud Md, Bahas Apa? :


Selanjutnya
Halaman
1 2