Anies: Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Se-Dunia

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Minggu, 15 Des 2019 10:34 WIB
Anies Baswedan (Wildan/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga lebih giat berjalan kaki maupun bersepeda. Dia mengatakan Jakarta merupakan kota paling rendah jumlah pejalan kaki dibandingkan dengan kota-kota besar di seluruh dunia.

"Di Jakarta kami sedang mendorong supaya masyarakatnya mau berjalan kaki. Jakarta ini dari kota-kota besar di seluruh dunia. Kita adalah kota dengan jumlah pejalan kaki paling rendah," kata Anies di Pintu Air Malaka Sari, Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur, Minggu (15/12/2019).



Anies menyampaikan hal itu dalam sambutannya di acara Jalan Sehat dan Gowes Bareng. Dalam sambutannya itu, Anies mengajak masyarakat lebih rutin berjalan kaki maupun bersepeda.

"Kenapa? Karena kita cenderung naik kendaraan beroda. Begitu ke luar rumah, naik motor, naik mobil. Jarang sekali berjalan kaki," ungkap Anies.

Anies BaswedanAnies Baswedan (Wildan/detikcom)

Anies mengatakan sepeda jangan sekadar dipandang sebagai alat untuk berolahraga, tapi juga harus dianggap sebagai alat transportasi. Menurut dia, transportasi sepeda lebih menguntungkan, mulai mengurangi polusi hingga memudahkan mobilitas warga.

"Lebih murah, tidak ada polusi, parkirnya gampang, benar nggak?" jelas Anies.



Saat ini dia menyebut trotoar jalan di DKI Jakarta sudah diperlebar agar masyarakat lebih banyak yang berjalan kaki. Dia meminta warga membiasakan diri berjalan kaki atau menaiki sepeda.

"Jadi nanti insyaallah dengan trotoar yang sudah dilebarin, jalan kaki akan lebih leluasa. Kemudian ini penting, anak kita diajak berjalan kaki, terbiasa berjalan kaki. Jalan kaki itu sehat, apalagi kalau dikerjakan rutin, tidak hanya di hari Minggu," kata Anies. (sam/idn)