Anggota Brimob yang Gugur Ditembak Usai Salat Luka di Punggung dan Perut

M Qadri - detikNews
Sabtu, 14 Des 2019 07:27 WIB
Foto: Ilustrasi (Grandyos Zafna/detikcom)
Foto: Ilustrasi (Grandyos Zafna/detikcom)
Palu - Kapolda Sulteng Irjen Lukman Wahyu Hariyanto turut berduka cita atas gugurnya anggota Brimob Saiful Muhdori di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabuaten Parigi Moutong. Lukman menyebut Saiful mengalami luka tembakan di bagian belakang dan perut.

"Saya turut berduka cita atas meninggalnya salah satu anggota yang tergabung dalam Ops Tinombala 2019. Dari hasil identifikasi setelah jenazah tiba di RS Bhayangkara korban tertembak di bagian punggung dan perut," ungkap Irjen Lukman Wahyu Hariyanto di RS Bhayangkara Palu, Sabtu (14/12/2019).


Sementara itu, pihak kepolisian masih menunggu pihak keluarga untuk melihat langsung kondisi jenazah yang rencananya akan diberangkatkan menuju kampung halamannya di Nagrog, Kabuaten Pandeglang, Banten untuk dimakamkan.

Sebelumnya, penyerangan terhadap anggota Tinombala terjadi pada Sabtu (13/12) pukul 12.30 Wita di Desa Salubanga, Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng.

Serangan terjadi setelah Saiful menunaikan salat Jumat di musala desa. Ada lima orang anggota kelompok MIT Poso yang menyerang anggota, termasuk menyandera warga. (gbr/gbr)