Stafsus Cerita Rute Tak Biasa yang Diambil Jokowi Saat Kunker

Andhika Prasetia - detikNews
Sabtu, 14 Des 2019 03:15 WIB
Foto: Aminuddin Maruf (berbatik) (Andhika Prasetia/detikcom)
Foto: Aminuddin Ma'ruf (berbatik) (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Aminuddin Ma'ruf, staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) menceritakan pengalaman pertamanya mengikuti kunjungan kerja Presiden. Dia bercerita rute tak biasa yang diambil Jokowi saat melakukan kunjungan kerja.

Pengalaman itu didapat Aminuddin Ma'ruf saat menemani Jokowi kunjungan kerja ke daerah Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Aminuddin mengaku sangat antusias karena Karawang adalah daerah asalnya.

"Saya merasakan sikap optimisme dan egaliter yang luar biasa dari seorang Presiden Jokowi, tentunya selain pekerja keras.
Sikap optimisme itu terlihat jelas dari setiap kalimat yang disampaikan, baik itu saat memberikan sambutan atau menjawab pertanyaan dari wartawan, ada pesan optimisme untuk terus melompat maju menatap masa depan," kata Aminuddin Ma'ruf dalam keterangannya, Sabtu (14/12/2019).


Aminuddin lalu menceritakan rute tak biasa yang diambil Jokowi. Menurutnya, Jokowi bisa saja mengambil rute yang lebih cepat menuju lokasi utama kunjungan kerja itu.

"Keegaliterian dan kerja keras presiden jelas terlihat dari rute yang diambil setelah mengunjungi pabrik Isuzu untuk melepas ekspor perdana Isuzu Traga menuju rumah makan. Presiden memilih jalur yang melewati permukiman padat penduduk, menyusuri sungai untuk melihat rakyatnya dengan sesekali berhenti untuk menyapa dan memberikan buku kepada anak-anak sekolah yang begitu antusias menunggu ingin melihat pemimpin negaranya," ungkap Aminuddin.

"Padahal, saya tahu ada jalur yang jauh lebih cepat bisa ditempuh melewati jalan tol," imbuh dia.


Saat menemani Jokowi kunker, Aminuddin mengaku sempat berdiskusi dengan sejumlah pejabat yang berada semobil dengannya selama perjalanan. Mereka yang dimaksud Aminuddin adalah Kepala KSP Moeldoko, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menparekraf Wishnutama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga paspampres.

"Tentunya saya banyak mendapat pembelajaran dari menemani kunker Presiden bahwa bangsa ini tidak hanya sekadar harus berjalan maju, tetapi butuh lari cepat, lompatan-lompatan jauh untuk mengejar ketertinggalan baik di bidang infrastruktur maupun kualitas SDM," sebut Aminuddin. (gbr/gbr)