Jaksa Agung Enggan Komentar Soal Reshuffle
Minggu, 20 Nov 2005 14:05 WIB
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jelas-jelas bernafsu mendapatkan posisi Jaksa Agung, jika presiden berniat melakukan reshuffle. Lantas apa komentar orang nomor satu di Kejaksaan Agung, saat ini?Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh pun enggan memberikan komentar apapun soal posisinya yang semakin terancam. Sebab, kata dia, reshuffle adalah hak prerogatif presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)."Kalau ditanya reshuffle, saya tidak mau menjawab. Sebab hal itu pengandaian saja. Silakan saja kalau orang berkomentar," ujar Arman.PKS mengusulkan dua calon untuk menduduki jabatan Jaksa Agung, yaitu Ketua Dewan Pakar PKS sekaligus anggota Komisi I DPR Soeripto dan anggota Dewan Pakar PKS Arief T Surowidjojo yang juga Ketua Dewan Pengawas Transparency International Indonesia.Selain permintaan reshuffle dari PKS, sejumlah kritik juga ditujukan pada Kejaksaan Agung yang dinilai lamban dalam penegakan hukum terutama pemberantasan korupsi.
(san/)











































