Novel Bamukmin Demo Kasus Sukmawati, Bandingkan dengan Pelaku Persekusi Banser

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 17:05 WIB
Novel Bamukmin di aksi demo Sukmawati-Muwafiq. (Farih/detikcom)


Novel menilai pelaporannya yang tak dilanjutkan proses hukum terhadap Sukmawati dirasa tidak adil. Menurutnya, penegakan hukum seharusnya tidak pandang bulu.

"Bagaimanapun, siapa pun hukum ini harus tegak, tidak boleh pandang bulu. Siap tegakkan keadilan, siap tegakkan hukum, siap menyatakan Sukmawati, siap penjarakan Muwafiq, siap penjarakan Ade Armando? Kenapa rentetan-rentetan itu bisa terjadi? Tak lain dan tak bukan tumpul, mandul, dan tak berdaya hukum di Indonesia, Saudara-saudara, betul?" katanya.


Menurut Novel, hal tersebut menimbulkan banyak reaksi dari orang-orang yang kecewa akan tidak tegaknya hukum. Menurutnya, kasus penangkapan pelaku persekusi dua anggota Banser yang mencap 'kafir' sebagai penegakan hukum yang lelucon.

"Ada kemarin baru lelucon, baru main-main Saudara ada 1 orang katanya diduga mempersekusi 2 oknum Banser buru-buru ditangkap, Saudara. Lucu, Saudara, 1 orang persekusi 1 orang, kira-kira lucu nggak? Heh maen-maenan buru-buru ditangkap, Saudara," katanya.

"Saya tanya, adil nggak? Dagelan bukan? Dagelan Saudara. Mereka mempertontonkan ketidakadilan, mereka terang-terangan Saudara untuk tidak berbuat adil. Mempertontonkan ketidakadilan adalah kemungkaran," pungkasnya.
Halaman

(fas/fdu)