Aliran Duit di Luar Negeri terkait Kasus Heli AW-101 Masih Dipantau PPATK

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 16:19 WIB
Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pernah menyampaikan laporan analisis terkait kasus korupsi pengadaan helikopter AW-101 oleh TNI AU yang diusut KPK. Sampai saat ini PPATK rupanya belum rampung menelusuri jejak-jejak uang yang mengalir hingga ke luar negeri itu.

"PPATK masih melakukan penelusuran atas aliran dana terkait indikasi korupsi dan TPPU dalam pengadaan helikopter AW-101," ujar Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin dalam refleksi akhir tahun di kantornya, Jalan Ir Haji Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019).

Badaruddin menyebut PPATK bekerja sama dengan pihak asing berkaitan dengan hal itu. "Dalam pengungkapan kasus ini, PPATK bekerja sama dengan FIU Amerika (FinCEN) dan FIU Italia (UIF)," imbuhnya.




Selain itu Badaruddin juga menyampaikan penelusuran uang terkait kasus yang menyeret mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari yang juga ditangani KPK. Badaruddin menyebutkan bila timnya masih bekerja.

"PPATK juga masih menelusuri aliran dana TPPU di kasus eks Bupati Kutai Kertanegara dan pihak terkait lainnya, baik individu maupun korporasi. Dalam kasus ini, tindak pidana korupsinya telah berkekuatan hukum tetap dan sedang dalam pembuktian TPPU.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3