Round-Up

Restu Jokowi untuk UN Diganti

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 07:30 WIB
Joko Widodo (Foto: Andhika Prasetya/detikcom)
Joko Widodo (Foto: Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta - Gebrakan Mendikbud Nadiem Makarim direstui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Versi lama dari ujian nasional (UN) diakhiri dan diganti dengan versi baru.

Senada dengan penjelasan Nadiem, Jokowi mengatakan bahwa ujian nasional terakhir diadakan pada tahun 2020. Pada tahun 2021, akan ada Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

"Artinya sudah tidak ada UN lagi tahun 2021. Akan diganti dengan asesmen kompetensi. Artinya yang diasesmen adalah sekolah, guru. Dan juga ada yang namanya survei karakter. Dari situ bisa dijadikan evaluasi. Pendidikan kita sampai ke level mana," ujar Jokowi usai peresmian Tol Jakarta-Cikampek Elevated, Kamis (12/12/2019).


Dukungan penuh diberikan oleh Jokowi. "Nanti sudah dihitung saya kira kita mendukung apa yang sudah diputuskan mendikbud," katanya.

Restu Jokowi untuk UN DigantiFoto: dok. Istimewa


Jokowi menyebut, asesmen pengganti ujian nasional akan melihat sejauh mana grade sekolah tertentu. Sekolah yang di bawah grade akan dievaluasi.

"Artinya mau tidak mau nanti setiap sekolah akan ada angka-angkanya. Yang angkanya di bawah grade tentu saja harus diperbaiki dan diinjeksi sehingga bisa naik levelnya. Akan kelihatan sekolah mana yang perlu disuntik," ujar Jokowi.





Jalan Berliku Penghapusan Ujian Nasional:


Selanjutnya
Halaman
1 2 3