PA 212-FPI Akan Demo terkait Sukmawati-Gus Muwafiq, Polri: Itu Hak Warga

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 21:42 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan Front Pembela Islam (FPI) akan menggelar demo di Bareskrim Polri menuntut penegakan hukum terhadap Sukmawati Soekarnoputri dan Gus Muwafiq yang dituding menistakan agama. Polri mengatakan demonstrasi adalah hak tiap warga.

"Demo itu hak warga negara," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada detikcom di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).

Namun Argo mengingatkan hak menyampaikan pendapat tidak absolut karena diatur dalam UU Nomor 9 Tahun 1998. Dia mengingatkan agar demonstrasi tak merusak fasilitas umum (fasum) dan tak membawa benda yang membahayakan.


"(Demonstrasi) tidak absolut. Ada undang-undang yang mengatur, tentunya jangan merusak fasilitas umum, jangan bawa-bawa yang membahayakan," ujar Argo.

Dia berharap demonstrasi PA 212 dan FPI dapat menjadi contoh yang baik. "Supaya bisa jadi contoh bagaimana melaksanakan unjuk rasa," tutup Argo.

Diketahui, PA 212, FPI, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama berencana menggelar aksi demonstrasi di Bareskrim Polri. Rencana ini diketahui dari beredarnya poster digital berisi ajakan aksi demo.

Selanjutnya
Halaman
1 2