Jelaskan Konsep Pengganti UN di Komisi X, Nadiem: Ngerti Ya Bapak, Ibu?

Mochamad Zhacky - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 17:14 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim di Komisi X DPR (Mochammad Zhacky/detikcom)
Jakarta - Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan konsep Asesmen Kompetensi yang nantinya bakal menggantikan Ujian Nasional (UN) kepada jajaran Komisi X DPR RI. Nadiem sempat memastikan apakah para anggota Komisi X mengerti penjelasannya perihal konsep Asesmen Kompetensi.

Hal itu disampaikan Nadiem dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi X. Dia mengatakan bahwa konsep Asesmen Kompetensi dibuat berkat kerja sama dengan sejumlah organisasi, salah satunya Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).


"Kita telah menarik inspirasi dari berbagai macam asesmen dari seluruh dunia, bukan hanya Indonesia. Kita bekerja sama dengan organisasi seperti organisasi yang membuat PISA (The Programme for International Student Assessment), yaitu OECD yang semuanya meng-assess secara murni kompetensi bernalar," kata Nadiem dalam ruang rapat Komisi X, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Nadiem memaparkan bahwa konsep Asesmen Kompetensi didasari dua topik utama, yaitu literasi dan numerasi.

"Makanya topiknya cuma dua, satu adalah literasi, yaitu kemampuan, bukan membaca, kemampuan memahami konsep bacaan. Dan yang kedua adalah numerasi, yaitu bukan kemampuan menghitung, tapi kemampuan mengaplikasikan konsep hitung berhitung di dalam suatu konsep yang abstrak atau yang nyata," sebutnya.


Saat inilah Nadiem memastikan bahwa jajaran Komisi X mengerti penjelasan yang ia paparkan. Dia menegaskan literasi dan numerasi merupakan dua hal yang berbeda.

"Ngerti ya perbedaannya, Bapak, Ibu? Ini merupakan suatu kompetensi fundamental," ucapnya.

Simak Video "Jokowi Dukung Nadiem Hapus UN Mulai 2021"


Selanjutnya
Halaman
1 2