Jokowi Minta TransJ Integrasi LRT-Kereta Cepat, Dishub DKI: Kami Siapkan Pak

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 16:59 WIB
Ilustrasi bus-bus TransJakarta. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyanggupi permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar TransJakarta terintegrasi dengan Stasiun LRT dan kereta cepat di Halim, Jakarta Timur. Dishub menyebut integrasi antar-moda transportasi merupakan salah satu fokus kebijakan di Jakarta.

"Bisa kami siapkan Pak. Integrasi menjadi salah satu program penataan transportasi Jakarta," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat dihubungi, Rabu (12/12/2019).


Diketahui, Pemprov DKI saat ini sedang membangun integrasi antar-moda transportasi. Salah satu kawasan integrasi yang sudah tercipta adalah Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Di sana ada beberapa moda transportasi terintegrasi dalam satu kawasan, yaitu MRT, Kereta Api Bandara, KRL, dan TransJakarta.

Sebelumnya, Jokowi menargetkan proyek LRT dan kereta cepat Jakarta-Bandung rampung pada akhir 2021. Jokowi mengharapkan adanya integrasi antar-moda.


Jokowi mencontohkan akan ada stasiun LRT dan kereta cepat di Halim, Jakarta Timur. Untuk itu, Jokowi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengintegrasikannya dengan bus TransJakarta.

"Semuanya akan terintegrasi, misalnya kereta cepat stasiun di Halim, LRT juga Halim, sehingga terkoneksi semuanya, bus TransJakarta. Saya minta Gubernur DKI link-kan ke situ sehingga semuanya terintegrasi," kata Jokowi usai meninjau proyek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (aik/elz)