Kasus Polio Meningkat, PIN Putaran III Digelar 30 November
Minggu, 20 Nov 2005 08:08 WIB
Jakarta - Kasus polio masih muncul di Indonesia bahkan meningkat. Untuk memberantas penyakit yang mengancam anak-anak ini Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran III akan digelar pada 30 November mendatang.Menurut siaran pers bersama dari Departemen Kesehatan, Badan Kesehatan Dunia (WHO), dan Unicef yang diterima detikcom, Minggu (20/11/2005), per 18 November ada 291 balita yang menderita lumpuh akibat polio. Para penderita tersebar di 41 kabupaten, atau dua kali dari jumlah daerah yang terserang polio pada awal September lalu. Kasus polio menyebar di 10 provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Aceh, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, dan Lampung."Anak-anak Indonesia masih terancam penyakit polio dan resiko virus polio menyebar ke provinsi-provinsi baru," kata Dr. Bardan Juang Rana dari WHO seraya menambahan setiap dosis tambahan vaksin polio akan memberikan perlindungan tambahan terhadap serangan polio.Sementara Dr. David Hipgrave dari Unicef menyatakan setiap negara yang terserang wabah polio membutuhkan tiga tahapan PIN sebelum kasusnya mulai berkurang. "Kami tidak menemukan lagi kasus-kasus baru polio di Banten, Jawa Barat, dan Jakarta sejak dilaksanakan PIN pertama," ujarnya.Dijelaskan, di Banteng, Jawa Barat, dan DKI sudah dilakukan dua tahapan khusus pemberian vaksin (mop-up) pada bulan Mei dan Juni. Di ketiga provinsi tersebut masih perlu dilakukan satu putaran imunisasi lagi untuk menghentikan penyebaran virus polio secara tuntas.Setelah PIN putaran III ini pemberantasan polio selesai? Tidak. Pada awal tahun depan juga akan dilakukan putaran PIN berikutnya. Prinsipnya, setiap anak harus mendapat imunisasi vaksin polio untuk memberinya kekebalan terharap penyakit yang bisa membuat kelumpuhan tersebut.
(gtp/)











































