Bayi Anugrawati Negatif Anthrax
Minggu, 20 Nov 2005 07:24 WIB
Makassar - Anugrawati, bayi berusia tiga tahun yang diduga terkena anthrax, dipastikan negatif dari penyakit berbahaya itu. Sementara kepastian penyebab meninggalnya Dewi Sartika Indriani, mahasiswi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang diduga terkena anthrax, belum diketahui. "Kalau Anugra hasilnya sudah ada. Dia negatif," tutur Kepala Dinas Kesehatan Makassar Naisyah Tun Azikin ketika dihubungi detikcom melalui ponselnya, Minggu (20/11/2005).Anugra, putri dari warga Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala, sempat dinyatakan gejala Anthrax. Pada pipinya, nampak lepuhan yang berair, persis dengan ciri-ciri Anhtrax. Anugra dirawat di RS Wahidin Sufirohusodo, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar.Hasil pemeriksaan sampel darah Dewi, menurut Naisyah, baru akan diketahui dalam lima hari lagi. Pengambilan sampel darah Dewi terkait dengan laporan keluarga dan warga yang nigin mengetahui penyebab kematiannya. "Jadi kami memeriksa sampel darahnya sekdar mengklarifikasi laporan keluarga dan warga sekitar. Hasil pemeriksaannya belum ada. Masih menunggu lima hari lagi," ujarnya.Pemeriksaan ini bukan untuk menyangkal diagnosa dokter di RS Pelamonia, tempat Dewi dirawat. "Kan dokter di sana telah mengatakan kalau dia sakit pencernaan akut. Kami memeriksanya untuk mengklarifikasi laporan keluarganya. Kan tugas kami untuk menanggapi laporan itu," ujar Naisya.Anthrax diduga mulai menyerang warga Makassar sejak banyaknya sapi dan kerbau yang positif terserang Anthrax di sekitar Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Makassar yang berada di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar.
(gtp/)











































