SBY: Indonesia Butuh 15 Tahun untuk Bebas Korupsi

SBY: Indonesia Butuh 15 Tahun untuk Bebas Korupsi

- detikNews
Minggu, 20 Nov 2005 01:27 WIB
Busan - Entah ini kabar baik atau buruk bagi Anda. Birokrasi Indonesia bisa terbebas dari budaya korupsi dalam waktu 15 tahun. Dengan cacatan, perang melawan korupsi yang dilancarkan pemerintah didukung penuh oleh rakyat.Ini bukan komentar pengamat hukum, tapi Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Hong Kong butuh waktu 12 tahun untuk terbebas dari korupsi. Saya perkirakan untuk Indonesia butuh sekitar 15 tahun," ujar SBY di Kantor Konsulat Kehormatan RI, Busan, Korea Selatan, Sabtu (19/11/2005) malam.Dilaporkan oleh wartawan detikcom yang meliput lawatan Presiden SBY ke Busan, pernyataan ini disampaikan presiden dalam temu wicara dengan ratusan WNI yang tinggal di Korea Selatan. Saat itu presiden menanggapi ketakutan seorang TKI pulang ke Tanah Air akibat pungutan liar (pungli) di Bandara Sukarno-Hatta, Cengkareng.Kepada para hadirin, SBY menjelaskan pemberantasan korupsi dan pembangunan pemerintahan yang bersih merupakan salah satu program utama kabinet yang tengah ia pimpin. Meski hasil pelaksanaannya setahun terakhir masih jauh dari harapan rakyat, namun memberi tanda menggembirakanMaka untuk lebih mengefektifkan langkah di masa mendatang, pemerintah bermaksud belajar dari pengalaman Hong Kong dengan mengundang tim ahlinya memberi pelatihan. Pada saat bersamaan, sebuah tim terpadu Indonesia dikirim ke sana untuk mempelajari sistem yang ada. "Setelah berhasil membersihkan birokrasinya dari korupsi, Hong Kong lepas landas luar biasa. Kita perlu belajar dari mereka," ujar SBY.Mengenai ketakutan terhadap ancaman pungli, SBY minta para TKI untuk tidaksegan-segan melaporkan langsung kejadian melalui SMS 9924 atau Kotak Pos 9949 JKT 10000. "Gampang kan? Kalo nanti terbukti (laporannya) benar, pasti kami tindak lanjuti," janji SBY. (gtp/)


Berita Terkait