Kemendes Serahkan 7.021 Sertifikat Lahan ke Transmigran Kalimantan

Nurcholis Ma - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 13:51 WIB
Foto: kemendes PDTT
Jakarta -

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan 7.021 sertifikat bidang buat warga transmigran di Bulungan, Kalimantan Utara pada momen Hari Bhakti Transmigrasi (HBT).

Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PKTrans), M Nurdin menyampaikan bahwa program transmigrasi hingga lima tahun terakhir telah mendukung percepatan terbitnya sertifikat tanah warga transmigran sebanyak 133.207 bidang.

"Dengan diterbitkannya sertifikat warga transmigran maka para transmigran telah memiliki kepastian hak atas lahan serta dapat melakukan percepatan dalam pembangunan infrastruktur dari lahan yang dimilikinya," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (12/12/2019).

Penyerahan sertifikat dalam rangka peringatan Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) yang ke-69 diberikan kepada warga transmigran oleh Dirjen PKTrans Kemendes PDTT M Nurdin, Dirjen PKP2Trans Kemendes PDTT R Hari Pramudiono, dan Dirjen PDTu Kemendes PDTT Aisyah Gamawati di halaman Kantor Bupati Bulungan, Kalimantan Utara.

Nurdin mengatakan Kemendes PDTT berharap dengan terbitnya sertifikat tersebut warga tak lantas menjual lahannya, sebab sertifikat dapat meningkatkan kemitraan dan strategi investasi.

"Kami berharap setelah adanya sertifikat warga tak menjual lahannya, tetapi untuk menjadikan sebagai modal usaha dan kemajuan ekonomi," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Bulungan Sudjati mengatakan program di tahun 2020 mendatang terkait ketransmigrasian, pemerintah daerah bakal menggabungkan desa-desa yang terpisah dengan sungai, di antaranya Satuan Pemukiman (SP) 7 hingga SP 8 serta SP 2 dan SP 5.

"Bantuan jembatan terprogram dan terkoneksi antar SP akan terwujud pada 2020. Sehingga diharapkan dengan terwujudnya koneksi pengembangan ekonomi di SP akan cepat terwujud dan tak ada yang pulang atau bahkan bertambah," katanya.

Sebagai informasi, peringatan HBT merupakan wujud dari apresiasi dari program Transmigrasi yang pertama kalinya dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 1950. Saat itu, pemerintah berhasil memberangkatkan 25 Kepala Keluarga (KK) atau dengan total 98 jiwa dengan lokasi penempatan di antaranya Lampung (23 KK) dan Lubuk Linggau (2 KK).

Untuk mengenang program pemindahan penduduk setelah masa kemerdekaan itu maka setiap tanggal 12 Desember diperingati sebagai HBT. Pada tahun ini, HBT mengangkat tema 'Transmigrasi Kerja Nyata Membangun Bangsa'.

Peringatan HBT diawali dengan upacara penghormatan sekaligus ziarah tabur bunga ke makam pionir pembangunan transmigrasi di Desa Sukra, Indramayu, Jawa Barat, yang dipimpin Wakil Menteri Desa PDTT, Budi Arie Setiadi pada Senin, 9 Desember lalu.

Untuk puncak acara HBT dilaksanakan di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Dalam peringatan puncak acara di Bulungan digelar pentas seni dan budaya campur sari dari warga binaan transmigran. Selain itu, hadirnya bazar atau pasar murah dengan menyediakan 1.000 paket dari Perum Bulog senilai Rp100 ribu dan CSR BNI Rp50 ribu untuk ditebus masyarakat Rp50.

Terkait bantuan, Kemendes PDTT juga menyerahkan berupa penyerahan kunci kepada transmigran Tanjung Buka SP. 6B dan SP. 10 sejumlah 4 kunci, peningkatan jalan, pembuatan tanggul, rehabilitasi fasilitas umum, rehabilitasi jembatan, penghijauan (disiapkan mock up), bantuan sarana rumah ibadah sebanyak 6 paket, peralatan sekolah untuk 100 orang, Bantuan RMU 1 unit, Bantuan CSR Bank mandiri, dari PT. Nunukan Bara Sukses dan PT. Citra Sawit Lestari.



(mul/ega)