Round-Up

Buntut Panjang Pengafiran Asal-asalan pada 2 Banser di Jalanan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 08:21 WIB
Foto: Screenshot video viral anggota Banser dicap kafir gegara tak ucap takbir
Foto: Screenshot video viral anggota Banser dicap kafir gegara tak ucap takbir
Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan dua anggota Banser dicap kafir gegara tak mau ucap takbir di viral. Peristiwa pengafiran asal-asalan itu berbuntut panjang.

Dilihat detikcom, Rabu (11/12/2019), dalam video berdurasi 1 menit 2 detik itu tampak dua orang anggota Banser mengenakan seragam bicara dengan seorang yang merekam video sambil menunjuk-nunjuk mereka. Video itu diawali dengan makian 'monyet' untuk bertanya di mana e-KTP kedua anggota Banser itu.



Terlihat juga salah satu anggota Banser tampak bertanya balik alasan pria yang mengenakan kaus dan topi hitam itu mempertanyakan e-KTP mereka. Percakapan berlanjut dengan mempertanyakan alasan dua anggota Banser berada di Jakarta.

Anggota Banser tersebut menjawab kalau keberadaan mereka di Jakarta terkait Gus Muwafiq. Orang yang merekam video itu kemudian meminta dua anggota Banser tersebut untuk mengucap takbir. Mendengar permintaan itu, anggota Banser bertanya balik alasan mengapa dia harus mengucap takbir saat itu.

"Takbir, Allahuakbar. Lu Islam bukan?" ucap pria berkaus hitam.

"Islam, kenapa?" balas Anggota Banser.

"Yaudah takbir," ucap pria berkaus hitam.

"Buat apa?" tanya Anggota Banser.

"Kok buat apa? Kafir dong lu! Eh tar dulu takbir dulu kalau muslim, orang Islam harus takbir," ujar pria berkaus hitam itu.

"Islam itu cukup ucapkan kalimat syahadat," jawab Anggota Banser.



Mendengar jawaban tersebut pria berkaus hitam kemudian menyatakan kalau kalimat syahadat adalah ucapan bagi orang di luar Islam yang hendak masuk Islam. Dia meminta anggota Banser itu untuk tak mengajarinya dan kemudian memaki kedua anggota Banser itu sambil mengancam akan mencegat keduanya serta menyebut-nyebut jawara. Kedua anggota Banser itu kemudian pergi menggunakan sepeda motor.

Ketua Harian PBNU, Robikin Emhas, kemudian angkat bicara terkait video tersebut. Dia memuji sikap anggota Banser yang tidak terpancing cacian dari pria berkaus hitam tersebut.

"Sikap sahabat Eko patut dipuji. Tenang, sabar dan tidak terpancing provokasi berupa olokan, cacian, paksaan dan tindakan yang mengesankan diri paling tahu Islam," tutur Robikin kepada wartawan.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3