Round-Up

Pesanan Pesawat Pemprov Aceh Banjir Kritikan

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 07:47 WIB
Foto: Pesawat Nurtanio. (Pool/PT Dirgantara Indonesia)

Kritik juga datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh Bardan Sahidi. Pembelian pesawat itu disebut belum pernah dibahas dengan pihak legislatif.

"Masyarakat Aceh belum butuh pesawat sekarang. Sekarang yang dibutuhkan peningkatan kualitas hidup masyarakat Aceh, pemenuhan kebutuhan dasar, penurunan angka stunting dan gizi buruk. Itu dia yang dibutuhkan masyarakat Aceh," kata Bardan saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (11/12).

Menurut Bardan, pembelian pesawat tersebut tidak pernah dibahas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) Tahun 2017-2022. DPR Aceh juga tidak pernah diberitahu terkait pembelian pesawat N219.

"Gimana mau kita berikan dukungan atau menolak kalau tidak ada dalam dokumen. Artinya pemerintah ini nggak ngerti apa yang harus dikerjakan," jelas anggota DPRA dari Fraksi PKS ini.


LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) juga menolak rencana Pemprov Aceh memesan 4 unit pesawat itu. Tanah Rencong punya pengalaman buruk dalam hal pembelian burung besi.

Koordinator MaTA, Alfian, mengatakan pengadaan pesawat tersebut sama sekali tidak berhubungan dengan kesejahteraan rakyat Aceh, melainkan hanya kebutuhan elite. Aceh pernah mengalami pengalaman buruk serta keuangan Serambi Mekah mengalami kerugian dalam kebijakan pengadaan pesawat sebelumnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3