DPRD Minta Anggota TGUPP Dipangkas, Anies Akan Lihat Kebutuhan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 20:31 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (Ari Saputra/detikcom)
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - DPRD DKI Jakarta memotong anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dari 67 menjadi 50 anggota. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut akan mempertimbangkan sesuai dengan kebutuhan.

"Mereka memberikan masukan, tentu kita akan pertimbangkan. Tapi nanti kita lihat kebutuhannya," kata Anies kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019).

Menurut Anies, DPRD DKI Jakarta masih memberikan apresiasi kepada kerja TGUPP. Baginya, TGUPP membuat sinkronisasi program-program.


"Karena di dalam pernyataan dari dewan pun dikatakan secara eksplisit bahwa memang Dewan pun mengakui bahwa TGUPP diperlukan untuk percepatan pembangunan dan sinkronisasi program-program," kata Anies.

Anies menyatakan anggaran untuk TGUPP tetap Rp 19,8 miliar. Dewan hanya merekomendasikan jumlah anggota.

"Anggaran tidak berubah. Mereka hanya merekomendasikan jumlah orang, tapi anggarannya tidak berubah," terang Anies.

Plt Kepala Bappeda Suharti mengatakan ada kemungkinan anggaran Rp 19,8 miliar tidak digunakan semuanya. Penggunaan akan disesuaikan dengan kebutuhan.

"Itu kan dalam pelaksanaan, sekarang kita tidak bisa serta-merta langsung potong 50 kan. Nanti sesuai dengan peraturan gubernur yang berikutnya. Uangnya ada di situ, tapi pelaksanaannya tidak harus 100 persen," ujar Suharti dihubungi terpisah.

Suharti mengatakan ada kemungkinan akan ada penyesuaian anggaran di APBD Perubahan 2020. "(Sisa anggaran), nanti masuk ke yang lainnya di APBD Perubahan," katanya. (aik/fdn)