Respons Anies soal Indeks Kerukunan Beragama di DKI Rendah Versi Kemenag

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 20:12 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Achmad Dwi Afriyadi/detikcom)
Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menempatkan Jakarta memiliki Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di bawah rata-rata, bahkan di posisi ke-27 dari 34 provinsi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan akan membaca laporan KUB itu.

"Nanti saya baca dulu. Nanti saja, saya baca dulu laporannya. Jangan spekulatif," ucap Anies kepada wartawan di Pura Segara Graha Yadnya, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (11/12/2019).

Diketahui, Kemenag merilis Indeks KUB untuk 2019. Hasilnya, nilai rata-rata nasional di angka 73,83 untuk rentang 1 sampai 100.


Jakarta memiliki nilai di bawah rata-rata dengan 71,3. Jakarta menempati urutan ke-27 dari 34 provinsi.

Survei untuk KUB itu dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan pada Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat) Kemenag. Merujuk pada angka KUB nasional 73,83 terdapat sejumlah provinsi yang berada di bawah rata-rata nasional.

"Indeks ini menarik beberapa rumusan. (Salah satunya) Kerukunan umat beragama adalah keadaan atau kondisi kehidupan umat beragama yang berinteraksi secara harmonis, toleran, damai, saling menghargai, dan menghormati perbedaan agama dan kebebasan menjalankan beribadah masing-masing," ujar Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dalam perilisan hasil survei itu di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.


Pelaksanaan survei disebutkan pada 16 Mei-19 Mei 2019 dan 18-24 Juni 2019. Terdapat jumlah responden 13.600 orang dari 136 kabupaten/kota yang tersebar di 34 provinsi. Metode survei menggunakan penarikan sampel secara acak berjenjang dan margin of error kurang-lebih 4,8 persen. Ada 3 hal yang disoroti dalam survei, yaitu toleransi, kesetaraan, dan kerja sama di antara umat beragama. (aik/idh)