Polisi Minta Pelaku Persekusi 2 Banser di Jaksel Menyerahkan Diri

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 18:14 WIB
Anggota Banser dipersekusi dan dicap kafir gegara tak mau dipaksa mengucapkan takbir. (Screenshot Video Viral)



Sebelumnya diberitakan, dua anggota Banser dipersekusi seseorang hingga dicap kafir gegara menolak dipaksa mengucapkan takbir. Video berdurasi 1 menit 2 detik peristiwa ini viral di medsos. Dalam video tersebut, tampak dua anggota Banser mengenakan seragam berbicara dengan seseorang yang merekam video sambil menunjuk-nunjuk mereka.

Video itu diawali makian 'monyet' yang dilontarkan pelaku persekusi untuk bertanya e-KTP kedua anggota Banser itu. Salah satu anggota Banser tersebut tampak bertanya balik alasan pria yang kemudian terlihat mengenakan kaus dan topi hitam itu mempertanyakan e-KTP mereka. Percakapan kemudian berlanjut dengan mempertanyakan alasan dua anggota Banser berada di Jakarta. Dalam video itu, tampak percakapan itu terjadi di seberang sebuah toko roti.


Anggota Banser itu kemudian menjawab keberadaan mereka di Jakarta terkait Gus Muwafiq. Orang yang merekam video itu kemudian meminta dua anggota Banser tersebut mengucap takbir, tapi anggota Banser itu mempertanyakan alasan dia harus mengucap takbir saat itu. Terduga pelaku persekusi menyebut kedua anggota Banser tersebut kafir karena menolak mengucapkan takbir.

Kapolres Jaksel Kombes Bastoni Purnama mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/12) sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Ciputat Raya I Nomor 61, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jaksel. Bastoni menyebut dua korban berinisial ES dan WS sedang mengendarai sepeda motor dari arah Pasar Jumat menuju Depok. Namun ada beberapa orang yang mengikuti korban. Kemudian pelaku melontarkan kata-kata kasar kepada korban.
Halaman

(lir/jbr)