Konsolidasi Pasca-kongres, PDIP Gelar Rakernas 10-12 Januari 2020

Yoki Alvetro - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 17:37 WIB
Konferensi Pers Persiapan Rakernas PDIP (Yoki Alvetro/detikcom)
Konferensi Pers Persiapan Rakernas PDIP (Yoki Alvetro/detikcom)
Jakarta - PDIP bakal menggelar Rakernas sekaligus peringatan hari ulang tahun partai ke-47 pada 10-12 Januari 2020. Rakernas merupakan bagian dari konsolidasi partai seusai Kongres di Bali beberapa waktu lalu.

"PDI Perjuangan kembali mempelopori gerak kepartaian dengan mengadakan peringatan hari ulang tahun PDI Perjuangan yang ke-47 bersama dengan rapat kerja nasional yang akan dilaksanakan dari tanggal 10 sampai 12 Januari 2020. Rakernas diawali dengan mengangkat akar dan sejarah peradaban nusantara melalui jalur rempah, kekayaan spiritualitas bangsa, flora dan fauna sebagai kekayaan hayati nusantara berperan penting dalam membentuk peradaban nusantara," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019).

Rakernas ini bakal mengangkat tema 'Perkuat Jati Diri Kebudayaan Nasional, Susun Haluan Negara Berdasarkan Lima Prioritas Industri Nasional, Partai Kedepankan Riset dan Inovasi Nasional'. Dia mengatakan PDIP bakal mendorong industri berbasis riset dan inovasi nasional.

"Dengan subtema strategi jalur rempah dalam lima prioritas industri nasional. Kelima itu mencakup bidang kesejahteraan rakyat, yaitu bidang pangan, sandang, dan papan; bidang pendidikan dan kesehatan; bidang lapangan kerja, sosial, dan jaminan sosial; bidang infrastruktur dan lingkungan hidup; bidang mental dan rohani agama, kepercayaan, dan kebudayaan," tuturnya.

Rakernas, kata Hasto, bakal menjadi momentum konsolidasi politik usai kongres yang lalu. PDIP disebutnya sadar tentang tanggung jawab sebagai partai dengan raihan suara terbanyak untuk merumuskan pokok-pokok haluan negara dengan mengembangkan riset dan inovasi.

"Di sinilah nanti kami akan melakukan konsolidasi politik kebijakan Indonesia maju bersama dengan presiden dan wakil presiden dan seluruh jajaran menteri kabinet Indonesia maju. Kedua, konsolidasi organisasi partai. Mengingat tiga bulan setelah kongres partai kelima partai sudah melakukan konsolidasi ideologi, politik organisasi, konsolidasi, manajemen sumber daya dan kader," ucap Hasto.
Selanjutnya
Halaman
1 2