KPK-LIPI Usulkan Parpol Dapat Bantuan dari Pemerintah Rp 8.461 Per Suara

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 16:35 WIB
KPK bersama perwakilan partai politik menggelar konferensi pers soal pendanaan parpol. (Ibnu/detikcom)

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan KPK dan LIPI akan mengirim surat ke Presiden Joko Widodo terkait rekomendasi dana parpol itu sebagai tindak lanjut kajian itu. Ia berharap hasil kajian itu bisa segera diterapkan dalam waktu dekat.

"Harapannya bagaimana supaya ini benar-benar bisa terealisasi segera mungkin tahun depan. Kalau bisa pada awal Januari," kata Basaria.

Ia mengatakan tujuan skema ideal pendanaan partai politik itu agar dapat diwujudkan parpol yang bersih. Sebab, menurutnya, semua penyelenggara negara paling banyak berasal dari kader partai politik.

"Kita harapan tujuannya kita bersih-bersih semua. Karena kita tahu partai politik ini yang memunculkan para legislatif mulai tingkat pusat hingga daerah hingga kepala daerah dan para menteri. Mudah-mudah terlaksana dengan baik," kata Basaria.


Dalam pemaparan itu, turut hadir perwakilan dari enam partai politik, yakni Golkar, PDIP, Gerindra, PKB, PKS, dan Demokrat. Sekjen Golkar Lodewijk Paulus menyambut baik rencana ini. Menurutnya, rekomendasi KPK dan LIPI itu sejalan dengan visi-misi partainya.

"Bagi kami ini sejalan dengan kebijakan ketua umum kami. Ada tiga poin, pertama kita Golkar menuju partai modern sehingga sumber anggarannya harus jelas, kedua partai canangkan pelaksana Pilkada 2020 tanpa uang mahar. Partai Golkar komitmen tetap jadi partai yang bersih. Sejalan dengan ini apa yang dilakukan KPK dan LIPI sangat bantu kami mewujudkan hal tersebut," tutur Lodewijk.
(ibh/idh)