Menag Pindahkan Materi Khilafah dari Fikih ke Sejarah, JK: Tepat

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 16:24 WIB
Jusuf Kalla (Foto: Istimewa)
Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi memindahkan materi khilafah dari pelajaran fikih (ilmu tentang hukum Islam) ke pelajaran sejarah. Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menilai hal itu sebagai keputusan yang jitu.

"Khilafah, dia itu suatu kenyataan sejarah. Itu suatu fakta yang tidak bisa disembunyikan. Karena itu, tepat kalau masuk ke bagian sejarah," kata JK di kantor CNBC Indonesia, Gedung Transmedia, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).


Namun khilafah tentu saja ada dalam fikih. Khilafah bukanlah sesuatu yang buruk. JK menganalogikannya dengan materi ajaran jihad. Meski pemaknaan dominan saat ini membuat istilah jihad terdengar buruk, sebenarnya makna jihad tidak demikian.

"Tentu juga harus, dalam fikih juga ada jihad. Jadi tidak semua jihad itu jelek. Jihad untuk kebaikan itu jihad juga. Anda mau menyelamatkan orang, itu jihad," kata JK yang merupakan Ketua PP Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini.


Meski hendak dipindahkan dari fikih ke sejarah, Fachrul Razi mengatakan pembahasan khilafah dapat dilakukan secara fikih di level tertentu. Fachrul tidak menjelaskan secara spesifik makna level yang dia maksud.


Tonton juga Soal Ujian Tentang Khilafah Bikin Geger Kediri :