Tim Antiteroris Ulama Teliti Buku yang Timbulkan Radikalisme

Tim Antiteroris Ulama Teliti Buku yang Timbulkan Radikalisme

- detikNews
Sabtu, 19 Nov 2005 18:22 WIB
Jakarta - Tim penanggulangan terorisme yang dibentuk oleh Departemen Agama akan bertugas sesuai SK yang menjelaskan konsep yang benar tentang jihad. Tim ini juga akan membantu kelompok kerja yang akan meneliti buku-buku yang mengandung seruan-seruan."Buku-buku ini sebagian ada yang disebarkan oleh kelompok teroris. Buku-buku ini akan direkomendasikan supaya tidak beredar," kata Sekjen Depag Faisal Ismail di kantor Departemen Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/11/2005).Alasan pelarangan buku-buku yang mengandung seruan dikhawatirkan kemungkinan penyalahgunaan buku sehingga menimbulkan radikalisme."Dalam melakukan penarikan buku ini, Depag akan berkoordinasi dengan Jaksa Agung. Dan kami sudah menugaskan kepada Litbang Depag untuk meneliti buku-buku tersebut," kata Faisal.Tim penanggulangan terorisme dibentuk oleh sejumlah ulama dan tokoh Islam sebagai kelanjutan dari pertemuan tokoh Islam dengan Wakil Presiden M Jusuf Kalla untuk melihat rekaman video teroris. Tim diketuai oleh Mahruf Amin. Organisasi yang terlibat antara lain MUI, NU, Muhammadiyah, ICMI dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII). (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads