1.000 Suporter Arema Malang Diangkut dengan 6 Bus ke Senayan
Sabtu, 19 Nov 2005 17:33 WIB
Jakarta - Setelah sempat ngaret 5 jam, sekitar 1.000 Aremania, suporter Arema Malang, tiba di Stasiun Senen. Rombongan diangkut dengan 6 bus menuju Senayan.Aremania tiba di Stasiun Senen, Jakarta, Sabtu (19/11/2005) pukul 13.35 WIB. Rombongan menumpang KA Matare Maja jurusan Malang-Jakarta. Mereka mengenakan kaos bertuliskan "Aremania" dan "Singo Edan" warna biru, syal, kupluk, dan terus mengibarkan bendera.Saat menginjakkan kaki di Stasiun Senen, suporter digiring ke pintu keluar oleh polisi. Barang bawaan mereka pun diperiksa sebelum meninggalkan Stasiun Senen. Namun demikian, tidak satu pun benda mencurigakan dan senjata tajam yang disita.Setelah lolos pemeriksaan, satu per satu suporter mulai menaiki 6 bus AJA yang akan membawa mereka ke Senayan."Kami bukan bonek, kami bukan bonek," seru suporter meneriakkan yel-yel sepanjang perjalanan ke Senayan. Rombongan tiba sekitar pukul 15.00 WIB.Suporter langsung digiring menuju pintu VIII sampai XI, Senayan. Sebelum memasuki area Glora Senayan, suporter diperiksa kembali. Polisi pun menyita kayu yang digunakan untuk mengibarkan bendera, dan sebuah ikat pinggang bermata besi.Puluhan suporter terlihat tertahan di pintu masuk Stadion Senayan karena tidak memiliki tiket. "Kami masih menunggu karcis dari koordinator," kata Agus salah seorang suporter.Diguyur gerimis, pertandingan sepakbola final Piala Indonesia antara Arema Malang vs Persija Jakarta berlangsung pukul 17.00 WIB.2.000 Polisi DikerahkanMengantisipasi bentrokan antarsuporter sepakbola, sekitar 2.000 aparat Polda Metro Jaya dikerahkan mengamankan pertandingan ini.Pasukan yang dikerahkan adalah Brimob, Pelopor, Samapta, Pasukan Huru-hara, Pasukan Berkuda, dan Satpol PP. Mereka terlibat berjaga-jaga.
(aan/)











































