Wamenhan Jajaki Peluang Kerja Sama Pindad-Pabrik Alutsista Australia

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 10:22 WIB
Foto: Wamenhan saat mengunjungi pabrik alutsista di Australia (dok. Istimewa)
Jakarta - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi pabrik kendaraan tempur Thales di Australia. Trenggono menjajaki peluang kerja sama alutsista antara Pindad dengan pabrik tersebut.

"Australia merupakan bagian dari Commonwealth dengan pemenuhan alutsista didominasi berstandar NATO. Kita mau melihat kemampuan dan peluang kerja sama antara Thales dengan industri pertahanan Indonesia seperti Pindad," kata Trenggono dalam rilis Kementerian Pertahanan, Rabu (12/11/2019).


Wamenhan Jajaki Peluang Kerja Sama Pindad-Pabrik Alutsista AustraliaFoto: Wamenhan saat mengunjungi pabrik alutsista di Australia (dok. Istimewa)


Trenggono melakukan kunjungan kerja tersebut bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa. Kunjungan dilaksanakan pada Senin (9/12).

Dia menyebut Australia merupakan negara yang banyak melakukan penelitian dan pengembangan bidang pertahanan, tapi produk pertahanannya sedikit. Trenggono mengatakan hal ini menjadi peluang kerja sama untuk tingkatkan produk alutsista Indonesia.



"Atas kondisi ini hal yang perlu didorong sebagai potensi kerja sama adalah meningkatkan produk nasional Indonesia menjadi produk yang berstandar internasional atas produk First Article yang belum digunakan user diantaranya Drone/PTTA, Swamboat, RCWS, Depth Persomnel Vehicle, Ground to Air Radio, air combat maneuvering instrumentation dan lain-lain," jelas Trenggono.

Trenggono dan Suharso juga sempat menjajal kendaraan tempur Bushmaster dan Hawkei. Mereka juga berdialog dengan pihak perusahaan terkait proses produksi kendaraan temput tersebut. (aud/haf)