KPK Cecar Rombongan Eks Pejabat Garuda soal Pengadaan Mesin Pesawat

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 22:44 WIB
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK memeriksa sejumlah eks pejabat PT Garuda Indonesia (Persero) terkait kasus dugaan suap yang menjerat Emirsyah Satar. Para saksi dicecar KPK soal pengadaan pesawat dan mesin dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia.

"Kami dalami terkait dengan proses pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia. Jadi, tim masih menelusuri secara terus menerus bagaimana proses pengadaan pada saat itu di PT Garuda Indonesia, baik pesawat, mesin pesawat, ataupun karena ada pengembangan dalam perkara ini, yaitu proses perawatan pesawat," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).


Total ada sembilan orang yang dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Hadinoto Soedigno. Namun ada tiga orang yang absen.

"Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang," sebutnya.

Kasus yang tengah diusut KPK ini merupakan pengembangan perkara yang menjerat mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar. Sedangkan Hadinoto dijerat KPK sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia periode 2007-2012.

Emirsyah dan Hadinoto diduga KPK mendapatkan suap dari perantara bernama Soetikno Soedarjo. Oleh KPK, Soetikno disebut sebagai beneficial owner dari Connaught International Pte Ltd serta pemilik dari PT Mugi Rekso Abadi (MRA).

Namun berkas perkara Emirsyah dan Soetikno sudah lebih dulu dirampungkan KPK. Keduanya segera menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Selanjutnya
Halaman
1 2