Warga Kampung Akuarium Minta Kejelasan Status Tempat Tinggal ke Anies

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 21:03 WIB
Anies Baswedan (Rizal Bahari/detikcom)
Anies Baswedan (Rizal Bahari/detikcom)
Jakarta - Warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, meminta kejelasan hak pengelolaan lahan hunian setelah ditata kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Mereka tidak mau menjadi penyewa rumah mereka sendiri.

Salah satu warga bernama Diani gelisah karena sampai saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memberikan kepastian. Masalah tersebut harus dijawab oleh Pemprov.

"Ada kekhawatiran yang masih belum bisa terjawab. Bagaimana caranya skema pembiayaan dan skema kami akan tinggal di sana seperti apa? Kami tak mau menjadi penyewa di kampung sendiri. Itu masih belum terjawab," ucap Diani bertanya kepada Anies di Lapangan Krapu, Jalan Kerapu, Muara Angke, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (10/12/2019).


Jika hak kepemilikan tidak bisa didapatkan oleh tiap warga Kampung Akuarium, mereka sudah menyiapkan badan hukum. Badan hukum itu berupa Koperasi Akuarium Bangkit Mandiri.

"Pemda bisa memberikan hak atas bangunannya, sertifikat itu kepada koperasi. Tapi warga juga memiliki hak atas hunian unit-unit tempat tinggal di sana," kata Diani.

Diketahui, penggusuran Kampung Akuarium dilakukan oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada April 2016. Lahan yang ditinggali oleh warga adalah aset dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur Anies Baswedan berencana menata mereka tetap di Kampung Akuarium. Saat ini warga masih bermukim di shelter sampai penataan selesai.

Selanjutnya
Halaman
1 2