Pakar Ular: Kapur Barus dan Fogging Tak Bisa Tangkal Ular Kobra

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 19:53 WIB
Anak ular kobra yang ditemukan di Perumahan Royal Citayam Residence. (Sachril/detikcom)
Anak ular kobra yang ditemukan di Perumahan Royal Citayam Residence. (Sachril/detikcom)
Bogor - Warga di Perumahan Royal Citayam, Desa Susukan, Bojonggede, Kabupaten Bogor, memakai kapur barus dan fogging untuk tangkal ular kobra. Apakah cara ini ampuh cegah ular kobra?

Sebagaimana diketahui, beberapa hari ini warga Perumahan Royal Citayam dihebohkan oleh teror puluhan anak ular kobra. Untuk mengantisipasi agar ular kobra tak masuk rumah, seorang warga bernama Awe menaruh kapur barus di depan rumahnya.

"Kami diberi tahu komunitas, ular nggak suka wangi yang berlebihan dan akan menghindari bila ada wangi berlebihan. Yang mudah didapat kan kabur barus, makanya pada naruh kapur barus di teras rumah," kata Awe di Perumahan Royal Citayam, Desa Susukan, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa (10/12/2019).


Kendati demikian, cara ini dinilai tidak efektif untuk mencegah ular kobra. Ular kobra disebut tak mempan dengan wangi kapur barus.

"Kapur barus tidak bisa untuk menangkal ular kobra. Ular tidak takut kapur barus. Ular akan tetap lewat begitu saja," kata Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia Aji Rachmat saat dihubungi detikcom, Selasa (10/12).

Aji menjelaskan, ular justru takut pada gerakan manusia. Ular akan merasa tidak nyaman terhadap gerakan itu. "Takut dengan gerakan manusia. Dia merasa tidak nyaman orang lalu lalang," imbuhnya.


Dia pun menyarankan beberapa cara efektif untuk mencegah masuknya ular kobra ke dalam rumah. Salah satunya ialah membersihkan rumah.

"Dibersihkan tempatnya, biar nggak lembap. Terus, mangsa kobra, seperti tikus, kodok, dan kadal, juga harus dihilangkan. Bisa misalnya, pasang jebakan tikus," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2